Dapur adalah suatu ruangan khusus yang digunakan untuk mempersiapkan,mengolah, serta menghidangkan makanan.
Ada 3 syarat dapur yang baik :
1. Praktis
2. Hygenis
3. Tersedia Kelengkapannya
Cara pengaturannya dan syarat syaratnya
1. Praktis : Letak dapur dekat dengan ruang makan
Cara mengatur perabot dapur disesuaikan dengan ruangan
2. Hygenis: Dapur bersih
Selalu terang saat siang dan malam
Ada ventilasi
Dapur dibuat dari bahan yang mudah dibersihkan
Saluran pembuangan limbah lancar
Ada tempat sampah
3. Tersedia Kelengkapannya
Perlengkapan dapur terdiri dari : - Perabot dapur
- Alat pengolah
- Alat penyaji
- Alat makan minum
September 23, 2013
September 13, 2013
September 11, 2013
Tugas kite
JENIS - JENIS BATUAN, CIRI - CIRI DAN PROSES TERBENTUKNYA
disebabkan
bahan-bahan yang terkandung dalam batuan berbeda-beda. Ada batuan yang
mengandung zat besi, nikel, tembaga, emas, belerang, platina, atau
bahan-bahan lain. Bahan-bahan seperti itu disebut mineral. Tiap jenis
batuan mempunyai kandungan mineral yang berbeda. Berdasarkan proses
terbentuknya, terdapat tiga jenis batuan yang menyusun lapisan kerak
bumi. Tiga jenis batuan tersebut yaitu batuan beku (batuan magma atau
vulkanik), batuan endapan (batuan sedimen), dan batuan malihan (batuan
metamorf).
a. Batuan Beku (Batuan Magma/Vulkanik)
Batuan
beku adalah batuan yang terbentuk dari magma yang membeku. Magma
merupakan benda cair yang sangat panas dan terdapat di perut bumi. Magma
yang mencapai permukaan bumi disebut lava. Semula batuan beku berupa
lelehan magma yang besar.
Jenis Batuan Beku, Ciri-Ciri, dan Proses Terbentuknya
b. Batuan Endapan (Batuan Sedimen)
Batuan
endapan adalah batuan yang terbentuk dari endapan hasil pelapukan
batuan. Batuan ini dapat pula terbentuk dari batuan yang terkikis atau
dari endapan
sisa-sisa binatang dan tumbuhan.
Jenis Batuan endapan, Ciri-Ciri, dan Proses Terbentuknya
c. Batuan Malihan (Metamorf)
Batuan malihan (metamorf) berasal dari batuan sedimen yang mengalami
perubahan (metamorfosis). Batuan sedimen ini mengalami perubahan karena
mendapat panas dan tekanan dari dalam Bumi. Jika mendapat panas terusmenerus,
batuan ini akan berubah menjadi batuan malihan.
Jenis Batuan Malihan, Ciri-Ciri, dan Proses Terbentuknya
September 4, 2013
Percakapan Bahasa Jawa tentang hobi
Grace : “Hei Steven mengko nggarap tugas kelompoke
jam pira?.”
Steven : “mengko jam pitu wae ya Grace.”
Grace : “lho... kok jam pitu? Apa ora kewengen?”
“upama jam papat ,apa ora bisa?”
Steven: “aku ora isa Grace, amarga jam papat aku kudu
latihan bal-
balan ning klub, yen aku ora mangkat aku arep gela
banget Amarga iki kesenenganku,bakatku!”
Grace : “Ooo... Yo wis, aku manut
wae.”
“Pancen awake dhewe kudu nggladhi
bakat utawa hobi wiwit
cilik supaya dadi pinter tenan.”
Steven : “Ooo... ya Grace, matur nuwun, lha bakatmu
apa Grace?”
Grace : “Bakatku nggambar utawa nglukis. Aku melu les
nggambar
wiwit TK. Mulane, yen aku melu lomba
nggambar, prasasat aku kerep entuk juara.”
Steven : “Wah... Grace hebat ya... Yen aku uga
kerep melu lomba bal-
balan, yo sering menang.”
“Yen
ngana, pialamu lan piagammu wis entuk akeh ta Grace?”
Grace: “Ya... lumayan. Malah tau
entuk hadiah dhuwit. Isa tak enggo
tuku tas lan buku. ”
“Lha pialamu wis entuk akeh apa durung?”
Steven :“Durung, amarga aku melu klub lagi
sedhela. Pialaku lagi telu,
amarga aku melu klub lagi sedhela.Mulane, aku ora
elem mbolos latihan bal-balan. Amarga aku kepingin kaya Lionel Messi. Yen
idolamu sapa yo Grace?”
Grace : “Yen
pelukis kesayanganku bapak Afandy kang kondang
nganti tekan manca negara, kang
martaake jeneng INDOESIA.”
“Mulane awake dhewe kajaba sinau pelajaran sekolah, ya uga kudu latihan
lan kanggo ngembangke bakat supaya bisa martaake Indonesia nganti manca negara.”
“Yo wis,yen ngana mengko aku ning omahmu jam pitu.”
August 29, 2013
penjelasan dan contoh entri
Kamus Lengkap
tinggalkan komentar »
Majalah Tempo, 15 Des 2008. Warief Djajanto Basorie, Pengajar di Lembaga Pers Dr Soetomo di Jakarta dan penerjemah lepas.BILAMANA seseorang mengaku kamus hasil susunannya merupakan “kamus lengkap”, penyusun kamus itu menghadapi risiko dicerca publik pemakai kalau ternyata karyanya tidak lengkap.
John Surjadi Hartanto, S. Koentjoro, dan Manaf Asmoro Seputro menerbitkan Kamus Lengkap Inggris-Indonesia Indonesia-Inggris (1986, Indah, Surabaya). Sebelum itu, S. Wojowasito dan W.J.S. Poerwadarminta sudah menghasilkan Kamus Lengkap Inggeris-Indonesia Indonesis-Inggeris ((1974, Hasta, Jakarta).
Apakah entri kamus mereka benar lengkap? Ambillah contoh hidangan soto. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia susunan Pusat Bahasa (Edisi Ketiga, 2002, Balai Pustaka, Jakarta), soto ialah “masakan yg kuahnya dimasak tersendiri dan rangkaian isinya antara lain daging, kentang, bawang goreng yg dimasukkan kemudian, pd waktu akan dihidangkan”.
Soto tidak ditemukan dalam kamus Surjadi dan kawan-kawan. Dalam kamus Wojowasito, soto diterjemahkan sebagai “a meat-soup“.
Kini, terbitlah sebuah kamus baru, Kamus Lengkap Indonesia-Inggris susunan Alan M. Stevens dan A.Ed. Schmidgall-Tellings (Cetakan II, Februari 2008, Mizan Pustaka, Bandung). Dalam kamus ini, soto ialah “a soup-like dish, usu served with lontong“. Lalu ada uraian beberapa jenis soto dengan penjelasan isinya: soto ayam, soto babat, soto Betawi, soto Madura, dan soto tangkar.
Kamus Stevens dan Schmidgall-Tellings pertama diterbitkan pada 2004 oleh Ohio University Press dengan nama A Comprehensive Indonesian-English Dictionary. Adalah sulit untuk memikirkan ungkapan yang diduga tidak ada dalam kamus itu karena ternyata ada. Istilah bahasa gaul ngetrek dan trek-trekan, misalnya, masuk halaman 1041.
Mensukabumikan juga dimuat (h. 964) dan diartikan sebagai “to shoot dead” (ditembak mati). Istilah itu disertai penjelasan bahwa kata tersebut muncul di pers saat aktifnya penembak misterius, petrus. Lalu referensi silang menjelaskan petrus adalah satuan keamanan rahasia dengan tugas membunuh gali-gali (gang anak liar), dimulai di Yogyakarta pada 1983.
Bagi penerjemah naskah dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, kamus Stevens ini (mitranya meninggal pada 1997) merupakan penolong pustaka andal untuk menemukan padanan tepat.
Dalam bidang hukum, misalnya, kamus ini menyajikan terjemahan memadai. Amar putusan (judicial verdict) dan memori banding (appeal brief) ada. Ia juga menjelaskan apa terjemahan berita acara pemeriksaan (official report, deposition).
Perbendaharaan bahasa daerah juga memperkaya kamus ini. Misalnya, dari bahasa Minahasa, kamus Stevens memuat bakupiara (h. 81), yang berarti hidup bersama di luar nikah. Juga paniki, hidangan dibuat dari daging kelelawar.
Stevens menyusun kamus ini selama 20 tahun. Ia guru besar linguistik di Queen’s College, City University of New York, dan meraih gelar S-3 linguistik dalam bahasa Indonesia di Yale.
Kamus ini 1.103 halaman. Sayang sekali ia tidak dilengkapi bagian khusus seperti daftar peribahasa dan ungkapan khas. Misalnya, apa terjemahan jer basuki mawa beya? Ini ungkapan bahasa Jawa yang berarti keberhasilan hanya dicapai dengan pengorbanan.
Singkatan merupakan satu jenis entri kamus Stevens ini. Tetapi mungkin juga perlu satu bagian tersendiri berisi daftar akronim yang marak dan berkembang dalam bahasa Indonesia. Dalam masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekarang ini, misalnya, masyarakat sudah mengenal singkatan seperti BOS (bantuan operasional sekolah) dan BLT (bantuan langsung tunai). Dua istilah ini muncul dalam kaitan kebijakan pemerintah mengurangi dampak buruk kenaikan harga bahan bakar minyak.
Bagaimanapun, Kamus Lengkap Indonesia-Inggris satu ini tampaknya tahan terhadap cercaan. Setidaknya sampai sekarang.
August 15, 2013
July 31, 2013
Untuk Temen -temen se Grup 6. Tata Boga
Makanan
Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi. Cairan yang dipakai untuk maksud ini sering disebut minuman, tetapi kata 'makanan' juga bisa dipakai. Istilah ini kadang-kadang dipakai dengan kiasan, seperti "makanan untuk pemikiran". Kecukupan makanan dapat dinilai dengan status gizi secara antropometri.Makanan yang dibutuhkan manusia biasanya dibuat melalui bertani atau berkebun yang meliputi sumber hewan dan tumbuhan. Beberapa orang menolak untuk memakan makanan dari hewan seperti, daging, telur dan lain-lain. Mereka yang tidak suka memakan daging dan sejenisnya disebut vegetarian yaitu orang yang hanya memakan sayuran sebagai makanan pokok mereka.
Pada umumnya bahan makanan mengandung beberapa unsur atau senyawa seperti air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, enzim, pigmen dan lain-lain.
| Makanan yang biasa dikonsumsi oleh Manusia | ||
| Sumber tumbuhan | Sumber Hewan | |
|
||
| Sayur sayuran dan buah buahan |
Setiap jenis gizi mempunyai fungsi yang berbeda. Karbohidrat merupakan sumber tenaga sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan, baik otak maupun tubuh. Lemak digunakan oleh tubuh sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi. Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat, dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh saat membutuhkan energi.
Dapat dipastikan bahwa setiap negara mempunyai makanan khas masing-masing.
BAHAN MAKANAN DAN ZAT MAKANAN
Haruslah dapat dibedakan antara bahan makanan, makanan dan zat makanan. Zat makanan/zat gizi adalah satuan/ikatan kimia unsur-unsur anorganik yang menyusun bahan makanan tersebut. Bahan makanan adalah apa yang kita beli, kita masak dan kita susun menjadi hidangan. Sedangkan makanan adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan berguna bila dimasukkan dalam tubuh.
Zat makanan bahan dasar menurut ilmu gizi atau nutrient yang dikenal:
1. Karbohidrat
2. Protein
3. Lemak
4. Vitamin
5. Mineral
Ada kelompok ahli gizi yang menambahkan air dan oksigen sebagai zat makanan pula, tetapi pendapat ini belum diterima oleh semua ahli. Alasan menambahkan kedua zat ini sebagai kelompok zat makanan adalah karena pada proses metabolisme zat gizi selalu diperlukan air dan oksigen. Alasan tidak menyetujui dimasukkan air dan oksigen ke dalam kelompok zat makanan karena kedua zat tersebut umumnya sangat mudah didapat.
A. Bahan Makanan
Bahan makanan sering juga disebut bahan pangan dan dalam perdagangan disebut komoditi pangan. Dalam susunan hidangan Indonesia, berbagai jenis bahan makanan dapat dikelompokkan ke dalam:
1. Bahan makanan pokok
Bahan makanan pokok dianggap yang terpenting dalam susunan hidangan makanan Indonesia. Bahan makanan pokok merupakan sumber utama kalori atau energi, sering pula bahan makanan pokok itu memberikan iuran penting terhadap konsumsi protein bila termasuk golongan serealia.
2.Bahan makanan lauk pauk
Mencakup bahan pangan lauk (ikan, daging). Bahan makanan ini merupakan sumber utama protein di dalam hidangan. Protein ada dua yaitu protein hewani dan nabati. Yang tergolong hewani adalah daging, ikan, telur. Yang termasuk nabati adalah jenis kacang-kacangan seperti kacang kedele dan hasil olahannya misalnya tahu, tempe.
3. Bahan makanan sayur dan bahan makanan buah
Ini termasuk nabati. Sayur merupakan berbagai bagian tumbuhan seperti daun, akar, batang, bunga, dan buahnya yang masih muda. Buah biasanya sudah matang/tua. Buah sebagian besar dimakan mentah dan disebut buah cuci mulut.
Buah dan sayur merupakan sumber vitamin dan mineral. Ada beberap buah penghasil energi cukup besar yaitu nangka muda , sukun, pisang, sawo dan alpukat.
B. Zat Makanan
Setelah dikonsumsi di dalam alat pencernaan , bahan makanan dicerna menjadi berbagai zat makanan atau zat gizi. Zat makanan inilah yang diserap melalui dinding usus dan masuk ke dalam cairan tubuh. Di dalam jaringan zat makanan memenuhi fungsinya masing-masing.
Fungsi-fungsi zat makanan secara umum :
1. Sebagai sumber energi atau tenaga
2. Menyokong pertumbuhan badan
3. Memelihara jaringan tubuh, mengganti yang rusak atau aus terpakai
4. Mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan misalnya keseimbangan air, keseimbangan asam basa dan keseimbangan mineral didalam cairan tubuh.
5. Berperan didalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit, misalnya sebagai antitoksin dan antibodies.
Penggolongan lain dari bahan makanan berdasarkan fungsi dan zat gizinya atau yang lebih dikenal dengan Triguna Makanan :
1. Zat gizi penghasil energi, yaitu karbohidrat, lemak dan protein. Zat gizi penghasil energi ini sebagian besar dihasilkan oleh bahan makanan pokok.
2. Zat gizi pembangun sel, terutama diduduki oleh protein, sehingga bahan pangan lauk pauk tergolong dalam bahan makanan sumber pembangun.
3. Zat gizi pengatur, kelompok ini termasuk vitamin dan mineral yaitu sayur dan buah.
Secara khusus pembahasan unsur dan fungsi zat gizi adalah sebagai berikut:
1. KARBOHIDRAT
Karbohidrat merupakan sunber kalori utama bagi manusia. Berdasarkan susunan kimia karbohidrat maka dapat dibagi dalam 3 jenis :
1) Monosakarida
Termasuk dalam golongan ini : Glukosa, frukrosa, galaktosa
Golongan ini mempunyai sifat larut dalam air, rasa manis dan biasa juga disebut gula sederhana karena mempunyai satu molekul gula.
2) Disakarida
Termasuk dalam golongan ini : sukrosa, maltosa dan laktosa.
Sukrosa disebut juga gula pasir, laktosa disebut juga gula susu.
3) Polisakarida
Termasuk dalam golongan ini : pati, glikogen, selulosa, dekstrin. Zat pati merupakan sumber kalori yang sangat penting. Glikogen merupakan cadangan karbohidrat dalam tubuh yang disimpan dalam hati dan otot. Selulosa mempunyai kegunaan dalam membantu proses pencernaan makanan. Dekstrin ialah pecahan pertama dari zat tepung dan lebih mudah dicerna.
Kebutuhan Karbohidrat :
Jumlah kebutuhan karbohidrat manusia tidak sama tergantung pada usia dan pekerjaan masing-masing. Orang dewasa yang bekerja tidak terlalu berat, kebutuhan rata-rata 8-10 gram untuk tiap kilogram berat badan setiap hari.
2. PROTEIN
Fungsi protein
- Membangun sel-sel jaringan tubuh manusia
- Mengganti sel-sel tubuh yang rusak.
- Membuat air susu, enzim dan hormon.
- Membuat protein darah.
- Menjaga keseimbangan asam basa dan cairan tubuh.
- Pemberi kalori.
Protein adalah suatu zat yang dalam susunan kimiawinya terdiri dari unsur-unsur oksigen, karbon, hidrogen, nitrogen, fosfor dan belerang. Berdasarkan susunan kimiawianya, protein dapat dibagi dalam tiga golongan sebagai berikut :
a. Protein sederhana
Disebut protein sederhana karena tidak berkaitan dengan zat lain. Contoh : albumin dalam telur, albumin dalam susu dan globulin.
b. Protein bersenyawa
Protein yang berikatan dengan zat lain seperti dengan glikogen membentuk glikoprotein dengan zat warna dalam hemoglobin membentuk kromoprotein.
c. Turunan atau derivat dari protein
Termasuk turunan protein adalah albuminosa, pepton, gelatin, peptida.
Berdasarkan kandungan asam aminonya, protein dapat digolongkan dalam dua kelompok sebagai berikut :
a. Protein sempurna : Apabila mengandung semua macam asam amino essensial.
Sumber : Bahan makanan hewani seperti telur, daging, ikan, ayam dan sebagian bahan makanan nabati jenis kacang-kacangan.
b. Protein tidak sempurna : Bahan makanan nabati, selain kacang-kacangan.
Asam Amino
Dari sekitar 80 jenis asam amino yang ditemukan di alam, tubuh manusia hanya membutuhkan seperempatnya untuk menjalankan ratusan fungsi dalam tubuh. Mulai dari memastikan bahwa pembelahan sel terjadi dengan sempurna, fungsi-fungsi metabolisme, memelihara daya ingat, pertumbuhan hingga penyembuhan. Ini terutama, tergantung pada terpenuhnya kebutuhan asam amino secara seimbang.
Kebutuhan asam amino dapat tercukupi dari konsumsi makanan sesuai pola diet seimbang. Tetapi tidak semua orang-dengan gaya hidup yang modern dan serba cepat-dapat memastikan bahwa kebutuhan mereka telah terpenuhi. Khususnya bagi para vegetarian, dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan akan asam amino dengan mengkonsumsi jenis dan jumlah tertentu dari tanaman kaya protein. Atau dapat pula dengan cara mengkonsumsi suplemen asam amino. Kekurangan asam amino dapat menyebabkan kekurangan energi dan kelelahan mental.
§ Sumber-sumber asam amino yang berkualitas tinggi adalah protein hewani, misalnya daging sapi, daging ayam, telur, produk susu (dairy product). Kacang kedelai adalah sumber asam amino dengan kualitas yang hampir menyamai protein hewani.
§ Protein nabati selain kedelai adalah sumber asam amino kualitas nomor dua. Misalnya, alpukat, gandum, coklat, biji labu, dan kacang-kacangan, termasuk kacang hijau, kacang tanah, dan kacang polong.
§ Buah, sayur, dan gelatin adalah sumber asam amino berkualitas rendah yang berarti dapat melakukan fungsi dasarnya tetapi untuk waktu yang tidak lama.
3. LEMAK
Asam Lemak dan Gliserol
Terdiri dari unsur : C, H, dan O
Bentuk lemak :
Padat : Dari hewan berdarah panas
Cair : Dari hewan berdarah dingin
Fungsi Lemak
- Bahan bakar tubuh
- Pelarut berbagai vitamin (ADEK)
- Simpanan bahan bakar dan pelindung alat tubuh yang halus.
- Memberikan rasa kenyang
- Dalam menggantikan fungsi karbohidrat
- Memelihara kesehatan kulit
- Sebagai isolator yang menghalangi kehilangan panas yang terlalu banyak.
- Jenuh (rantai pendek, sedang, panjang )
- Tak jenuh (lunak) => PUFA (essensial)
Kebutuhan Lemak :
Kebutuhan lemak tidak dapat ditentukan secara pasti tapi diperkirakan cukup : ½ sampai 1 gram/kg berat badan atau 5 sampai 20% dari total kalori.
Kelebihan lemak :
- mudah merasa kepanasan saat bekerja (panas tidak mudah dibuang dari tubuh karena tertahan okeh kapisan lemak di bawah kulit)
- Kelebihan berat memaksa tubuh melakukan kerja tambahan, akibatnya pembentukan panas bertambah.
- Kerja yang bertambah akan menyebabkan bertambahnya beban jantung.
- Segan menggerakkan badan untuk bekerja akibatnya tenaga tidak banyak terpakai.
- Akibatnya timbunan lemak akan bertambah.
Mentega, Margarin, daging, ikan, kuning telor, kacang-kacangan, kelapa, dll
Sifat lemak :
Mudah menjadi tengik karena oksidasi, untuk menghindarinya harus ditutup rapat.
4. VITAMIN
Vitamin telah dikenal sebagai penunjang kesehatan. Kalau dulu hanya sebagai pelengkap, maka kini mulai dilirik sebagai penyembuh. Suatu berita di Fox Network melaporkan bahwa beberapa dokter mengobati gangguan jantung dan otak tertentu dengan terapi vitamin dan hasilnya cukup positif. Cerita lain tentang vitamin adalah tentang seorang wanita yang koma diterapi dengan anti oksidan Coenzyme Q10 dan kesadarannya pun berangsur-angsur pulih kembali.
Memang benar bahwa vitamin tertentu dapat menyembuhkan penyakit atau memperbaiki kondisi tertentu juga. Tetapi, tidak berarti bahwa anda bebas mengkonsumsi vitamin dengan harapan dapat menjadi tongkat wasiat untuk menurunkan berat badan atau penurunan kadar kolesterol. Untuk itu, diperlukan pengetahuan tentang vitamin dan kegunaannya, sumber-sumbernya, dosis yang tepat, bahkan juga riset terbaru.
Bagaimana halnya dengan suplemen makanan? Perlukah kita mengkonsumsinya setiap hari atau pada kondisi khusus saja? Sekali lagi, informasi tentang suplemen makanan terkait dengan pengetahuan akan vitamin agar penggunaannya tepat. Pengetahuan tersebut dapat membuat kita memahami sistem metabolisme dan pertahanan tubuh kita. Tubuh yang sehat terpancar dari kulit yang bersih, postur tubuh yang baik, hingga keseluruhan penampilan tampak bersinar dan, tentu saja, cantik berseri.
Vitamin amat penting untuk memelihara fungsi tubuh dan kesehatan yang optimal. Tetapi, dosisnya harus tepat , karena terlalu sedikit tak dapat mencapai hasil yang diinginkan, sedangkan bila berlebihan dapat menyebabkan penyakit tertentu.
Jenis-Jenis Vitamin
Vitamin terbagi dalam dua kelompok : vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak.
a. Vitamin yang larut dalam air
Kelebihan yang tidak terserap tubuh akan dikeluarkan secara alami melalui urine. Relatif lebih aman karena kelebihannya tidak disimpan di dalam tubuh. Tetapi, sifatnya yang mudah tercuci membuat vitamin ini mudah terbuang keluar, terutama bila minum banyak air atau mengkonsumsi zat diuretik yang biasanya terdapat dalam kafein.
Contoh : Vitamin B kompleks dan vitamin C.
b. Vitamin yang larut dalam lemak
Kelebihan yang tidak terserap tubuh akan disimpan dalam organ hati (lever). Mengkonsumsi vitamin jenis ini harus hati-hati karena sisa yang terakumulasi di organ hati bila berlebihan dapat menjadi racun. Oleh karena itu, Badan Kesehatan Dunia atau WHO sepakat menciptakan satuan ukuran IU (Internation Unit), bukan miligram atau mikrogram. Contoh : Vitamin A, D, E, dan K
Vitamin Sintesis dan Vitamin Alami
Vitamin sintesis terbuat dari zat-zat kimia, dan sering kali diberi tambahan zat pewarna ataupun sukrosa. Sedangkan vitamin alami terbuat dari ekstrak tumbuh-tumbuhan maupun hewan dan biasanya dikemas tanpa bahan tambahan. Para ahli berpendapat, vitamin apa pun yang Anda pilih, sebaiknya dibeli di apotek atau toko obat yang tepercaya.
Para ahli gizi yang berpihak pada vitamin alami (praktisi homeopati dan naturopati) percaya bahwa kandungan sukrosa dalam vitamin sintetis mengandung segala keburukan gula, yang meskipun sedikit jumlahnya, tetapi tidak diperlukan oleh tubuh. Selain itu, zat pewarna merah dan kuning pada tablet dicurigai sebagai karsinogen atau mengandung substansi penyebab kanker. Vitamin yang mengandung bahan sintesis seperti asetat tidak dapat digunakan oleh tubuh sebaik yang terbuat dari bahan alami. Oleh karena itu, label kemasannya harus dibaca dengan seksama.
Fungsi Vitamin dan Sumbernya
a. Vitamin A (Retinol)
Fungsi :
- Melindungi tubuh terhadap kanker.
- Membantu kesehatan mata secara menyeluruh : menjaga mata agar tetap lembab
- Membantu pertumbuhan tulang, kesehatan kulit, gigi, dan rambut.
- Membantu menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh virus.
Telur, buah, dan sayur yang berwarna kuning dan oranye (misalnyanya wortel, markisa, cantaloupe), susu dan produk-produk berbahan susu (dairy product), hati, ikan makarel, dan belut.
Gejala Kekurangan :
- Pertumbuhan gigi dan tulang tidak sempurna
- Mata dan kulit mengering
- Daya tahan tubuh terhadap infeksi menurun
Untuk pria dosis 5000 IU per hari dan untuk wanita 4000 IU. Betakaroten dalam dosis tinggi akibatnya tidak seburuk kelebihan vitamin A, tetapi dapat menyebabakan tubuh kesulitan menyerap zat gizi penting yang lain. Satu wortel berukuran sedang mengandung lebih kurang 5000 IU betakaroten.
b. Vitamin B
1. Vitamin B1 (Thiamin)
Fungsi :
- Mengubah karbohidrat menjadi glukosa yang menjadi bahan bakar sistem saraf dan otak
- Menurunkan resiko katarak
- Menjaga selera makan
Ragi, gandum, cokelat, beras putih, beras merah, hati dan ginjal, ikan salmon, dan biji bunga matahari.
Gejala kekurangan :
- Menyebabkan penyakit beri-beri
- Ketidakseimbangan emosi
- Lemas
- Daya ingat berkurang
2. Vitamin B2 (Riboflavin)
Fungsi :
- Menanggulangi anemia.
- Menanggulangi gangguan susunan saraf penglihatan yang kurang baik.
- Mereduksi racun yang disebabkan oleh rokok dan minuman beralkohol.
- Menurunkan resiko kanker pada organ pencernaan bagian perut
Susu, hati, dan ginjal,ikan, telur, dan keju.
Gejala Kekurangan :
- kulit dan rambut tidak sehat
- Sariawan
- Anemia
- Luka sulit sembuh
- Gangguan saraf
Fungsi :
- Mengurangi kelelahan
- Menjaga kesehatan kulit dan selaput lendir
- Mencegah pembentukan kadar kolesterol tinggi dalam darah
- Mencegah anemia
Ikan, telur, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, ayam, kurma, alpukat, dan beras
Gejala Kekurangan :
Diare, gangguan pada saraf dan kulit
4. Vitamin B5 (Pantothenic Acid)
Fungsi :
- Membantu menurunkan kadar kolesterol
- Meningkatkan dosis vitamin ini dapat mencegah pertumbuhan uban
Jagung, kacang lentil, kedelai, biji bunga matahari, lobster
Gejala kekurangan :
- Gangguan pada otot kaki, urat saraf, dan usus.
- Uban tumbuh di usia muda
Fungsi :
- Membantu tubuh menggunakan protein untuk membangun jaringan tubuh, metabolisme lemak
- Membantu memproduksi sel darah merah
- Merangsang pertumbuhan janin pada wanita hamil
Kedelai, kacang-kacangan, pisang, ragi, bekatul, dan merica
Gejala kekurangan :
- Depresi ringan (uring-uringan)
- Daya tahan tubuh menurun
- Sulit tidur
- Diare
- Penurunan daya tahan tubuh
- Kulit kering dan kusam
- Kurang darah
Fungsi :
- Meningkatkan daya serap tubuh terhadap vitamin B yang lain
- Membantu menyembuhkan ketombe dan mencegah kerontokan rambut
- Memperkuat kuku
Hati, ikan Sarden, dan kuning telur
Gejala kekurangan :
- Rambut gampang rontok
- Kuku berwarna kusam dan gampang patah.
7. Vitamin B9 (Asam Folat)
Fungsi :
- Menstabilkan mood
- Mengurangi depresi
- Memperbaiki jam biologis dengan mengatur selera makan, rasa kantuk.
Bayam, hati ayam, dan sayuran berumbi
Gejala kekurangan :
- Gampang stress
- Sulit tidur
- Kehilangan nafsu makan
Fungsi :
- Bekerja sama dengan asam folat untuk mengurangi gejala kelelahan fisik dan mental.
- Mencegah anemia
- Mengurangi resiko kanker rahim
Daging sapi, keju, ikan, produksi susu, dan hati
Gejala kekurangan :
- Kurang darah
- Cepat lelah
- Timbul penyakit-penyakit yang berkaitan dengan saraf (neurologi)
(Terdiri dari B1, B2, B3, B6, B12, B7, B5, dan B9)
Fungsi :
- Mengurangi risiko terkena kanker rahim
- Meningkatkan metabolisme, merawat sistem saraf, mengobati insomnia
- Mencegah rasa lesu, mengantuk, dan kurang bersemangat
- Mengurangi stress.
- Merasa lesu dan sering mengantuk
- Kurang antusias dan energi
- Pikiran kalut dan stress.
Fungsi :
- Dapat menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit, karena fungsi utamanya sebagai pembentuk kolagen (substansi yang penting bagi pemeliharaan kulit dan tulang) dan merupakan unsur penting bagi pembentukan sistem kekebalan tubuh.
- Melancarkan penyumbatan darah di pembuluh darah kaki, bila dikonsumsi di atas 1000 miligram per hari,
- Bila dikonsumsi lebih dari 2000 mg per hari dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan cara mencegah pembentukan plak pada dinding arteri.
- Membantu mengurangi pembentukan zat-zat karsinogenik (pembentuk sel kanker) pada perut yang berasal dari makanan yang diasapi atau dibakar (misalnya ham, bacon, sosis, dan lainnya)
- Dengan mengkonsumsi 700 hingga 1000 mg, dapat menurunkan resiko terkena kanker cervical dysplasia (pra kanker rahim)
- Mencegah efek kerusakan akibat kemoterapi, merokok, dan konsumsi alkohol.
- Jeruk, jambu biji, tomat, dan pisang ambon
- Menurut penelitian, jumlah terbesar kandungan vitamin C ada pada buah jambu monyet.
Luka lambat sembuh, gusi berdarah, daya tahan tubuh berkurang sehingga mudah terkena infeksi.
d. Vitamin D
Fungsi :
- Membantu tubuh menyerap kalsium, membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Menyembuhkan deformasi tulang.
- Menyembuhkan penurunan fungsi pendengaran bagi mereka yang berumur lanjut, yang diakibatkan melunakkan tulang di bagian dalam rongga telinga.
- Mempercepat pemulihan pasca stroke
- Mencegah kanker usus
- Membantu penyembuhan gangguan saluran pernapasan tertentu, khususnya TBC
- Diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari.
- Minyak ikan, ikan tuna, salmon, mentega, dan margarin
- Berjemur di bawah matahari pagi selama 15 menit dapat memenuhi kebutuhan Vitamin D dan terbukti menurunkan resiko kanker payudara.
- Sering sakit otot
- Pada usia lanjut berakibat pengeroposan tulang
e. Vitamin E
Fungsi :
- Memberi oksigen pada sel, serta melindungi sel dari segala macam kerusakan
- Memperlambat efek penuaan
- Mencegah kenaikan kadar kolestrol yang merugikan (LDL) dan meningkatkan kolesterol yang menguntungkan (HDL)
- Menghalangi oksidasi lemak dalam tubuh
- Menanggulangi akibat buruk dari kebiasaan merokok, polusi, serta stress
- Mencegah pengerasan kista payudara pada masa pra menstruasi
Taoge, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, minyak dari biji bunga matahari, dan telur.
Gejala kekurangan :
- Nyeri otot
- Kurang darah
Fungsi :
- Sangat penting dalam proses pembekuan darah.
- Membentuk tulang yang kuat
Bayam, sayur-sayuran berwarna hijau tua, hati, kuning telur, dan kacang-kacangan.
Gejala kekurangan :
- Darah sulit membeku
- Saat menstruasi darah keluar sangat banyak.
Tidak berdiri sendiri (berikatan dengan zat organik lain dalam tubuh)
Fungsi Mineral :
- Memelihara keseimbangan asam basa cairan tubuh
Mineral yang bersifat basa : Na, K, Ca, Mg
- Mengatur tekanan osmotik darah
K : pada intra celluler
3. Sebagai katalisator reaksi biologi misal :
§ Pembentukan glukosa menjadi Glikogen memerlukan Mg, Na, Ca, Cl
§ Pembentukan asam lemak menjadi lemak memerlukan Mg, Mn
§ Pembentukan asam amino menjadi Protein memerlukan Mg
§ Pemecahan glukosa, asam lemak dan asam-asam amino dan energi memerlukan Mg, Co, Na, Cu, Zn, S, Fe, Ca.
Mineral-Mineral yang Dibutuhkan Tubuh
1. Kalsium
Jumlah : ± 1.5 – 2.2 %BB
99% dalam tulang dan gigi
1% dalam jaringan lunak dan cairan.
Fungsi Kasium :
- Komponen pembentukan tulang dan gigi
- Pembekuan darah
- Intraselluler regulator
- Bagian dari enzim
- Konstraksi dan relaksasi otot
- Transmisi impuls saraf
- Katalisator reaksi-reaksi biologi.
Susu, keju, es krim, ikan teri/sejenisnya yang dapat dimakan dengan tulangnya.
Akibat kekurangan :
- Pertumbuhan terhambat
- Richet / Rachitis
- Osteomalacia
- Tetany
- Hypercalcemia
- Overdosage of calciferol (muntah-muntah, nafsu makan, otot-otot mengendor)
- Luka lambung, akibat intake susu dengan alkali
Subscribe to:
Posts (Atom)












